Ketua RT 21 akhirnya menyetujui pembukaan blokade jalan di area landfill milik PT Phoenix Resources International (PRI), sebagai upaya mempercepat perbaikan sistem drainase di lingkungan warga sekitar.
Keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi intensif antara masyarakat dan pihak perusahaan, menyusul keluhan warga terkait kondisi drainase yang buruk dan kerap menyebabkan genangan air saat hujan turun.
Ketua RT 21 menegaskan bahwa pembukaan akses jalan ini dilakukan demi kepentingan bersama dan untuk memastikan pekerjaan perbaikan berjalan lancar.
“Setelah kita duduk bersama dan mempertimbangkan kondisi di lapangan, pembukaan ini memang diperlukan. Yang terpenting adalah bagaimana masalah genangan air bisa segera teratasi,” ujarnya.
Salah satu warga setempat juga mengungkapkan harapannya agar perbaikan drainase ini benar-benar membawa perubahan.
“Kalau hujan deras, air sering tergenang sampai ke halaman rumah. Kami berharap setelah ini kondisi bisa lebih baik,” kata seorang warga.
Sementara itu, pihak PT Phoenix Resources International (PRI) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses perbaikan tersebut. Perusahaan siap bekerja sama dengan warga dan pihak terkait guna memastikan proyek berjalan efektif dan tepat waktu.
Perwakilan perusahaan menyampaikan bahwa pihaknya akan mengedepankan koordinasi dan transparansi dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Kami berkomitmen mendukung perbaikan ini sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan perusahaan. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan dibukanya blokade jalan tersebut, proses pengerjaan drainase diharapkan dapat segera diselesaikan, sehingga mampu mengurangi potensi banjir serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan warga sekitar.
Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat dan pihak perusahaan dalam menyelesaikan persoalan lingkungan secara bersama-sama.
