Secercah Harapan di tengan Pandemi Covid-19 Pemkot Tarakan Membutuhkan dan kekurangan sekitar 2,500 Pegawai.
dr. H. Khairul, M.Kes., Foto : TakarNET

TARAKAN – Rapat penjelasan tentang penyelesaian hasil Analis Jabatan (Anjab) dan kebutuhan pegawai digelar di ruang Imbaya, Kantor Walikota Tarakan, Jumat 1 Mei 2020.

Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mengatakan, dalam rapat tersebut dibahas terkait skenario perpindahan, pengisian, kelebihan, dan penyesuaian jabatan.

Termasuk kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diusulkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

“Cukup banyak sekali kekurangan Kalau saya lihat tadi sekitar 2.500 pegawai, tetapi itu selama 5 tahun, dan tentu rekrutmen juga sesuai kemampuan keuangan daerah, termasuk prioritas yang betul-betul dibutuhkan itu apa,(!) sehingga tidak menganggu tenaga honor kita yang cukup banyak. Karena tidak mungkin ini (honorer) semua kita berhentikan dan saya kira memang harus betul-betul dipilah,”ujarnya

“Analisanya sudah final, tinggal diusulkan secara resmi ke KemenPAN-RB saja. Dalam situasi pandemi tentu ada relaksasi semua kegiatan kita, tapi di internal kita sudah selesai semua,”

Dalam hal tersebut jika disetujui KemenPAN-RB, tidak menutup kemungkinan tahun 2021 dilakukan perekrutan CPNS untuk mengisi tenaga yang dibutuhkan Pemkot Tarakan.

Selain itu, dari 2.500 pegawai yang dibutuhkan nantinya, orang nomor satu di Kota Tarakan ini menyebut tenaga pendidikan dan kesehatan yang paling mendesak untuk dilakukan perekrutan di Kota Tarakan.

Selain itu di beberapa dua titik tersebut, karena memang sudah banyak yang pensiun, ada yang meninggal, banyak kosong. Sehingga kita-kira itu dibutuhkan dan ditambah tenaga yang lain,” tutupnya.(*)

Reporter : TakarNet.com
Editor. : Prabu